Ujang Jaelani,Menciptakan Usaha Beromzet Ratusan Juta Rupiah

Siapa yang tidak kenal roti dan kue bolu? Pasti semua tahu dan pernah menyicipinya. Tak sedikit pula yang mencoba membuatnya sendiri. Salah satu bagian yang penting dalam membuat kue bolu dan roti adalah loyang dan cetakan yang terbuat dari bahan tahan panas, terutama logam. Nah, dalam artikel ini akan disajikan liputan
tentang  salah satu UKM yang bergerak di bidang industri logam, yaitu Sumber Logam yang terletak di Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup.

Ujang Jaelani, pemilik usaha tersebut menjelaskan bahwa usaha ini telah dirintisnya sejak Januari 1993. Pria yang sempat berjualan roti bakar ini memulai industri ini dengan modal Rp 65.000,00 dari pinjaman sang bunda, Siti Aisyah,  yang nilainya pada saat itu terbilang cukup besar. Pada awalnya, beliau mebuat loyang karena disuruh oleh atasan di usaha roti, Alm. Acih.

Jadilah, beliau mulai memproduksi loyang roti dan kue di rumah yang disatukan dengan tempat memajang produk hasil industri. Sampai sekarang merambah ke rupa-rupa alat berbahan dasar alumunium, seperti oven, cetakan kue, tong sampah, kaleng lukis, panci mie ayam dan bakso, cetakan lilin, dll. Dengan kisaran harga Rp 12.500,00 sampai Rp 6.000.000,00.

Harga yang bapak 5 orang anak ini patok untuk loyang adalah Rp 40.000,00/45 cm2. Sedangkan untuk oven, dibanderol harga Rp 100.000,00/10 cm2. Memilih bahan dasar alumunium bukan tanpa alasan, Pak Ujang menuturkan, kelebihan memakai alumunium adalah anti karat, dan rasa masakan terasa lebih gurih ketimbang dengan menggunakan panci dari bahan lain.

Pria umur 50 tahun mengaku, dalam sebulan ia mengeluarkan modal hingga Rp 165 juta/bulan untuk membeli 400 lembar alumunium, yang beliau dapatkan dari perusahaan Metro Gelondo, Jakarta, dan untuk membeli peralatan penunjang usaha. Suami dari Nurjanah ini mengatakan, sistem yang ia gunakan untuk menjaring pembeli adalah sistem mulut ke mulut, selama bertahun-tahun, sehingga beliau dapat melayani pesanan dari luar pulau Jawa, seperti daerah Jambi.

Omzet yang Sumber Logam raih dalam sebulan adalah Rp 180 juta/bulan. Jadi, Pak Ujang mengambil untung bersih Rp 15 juta/bulan atau 8,3 %. Keuntungan yang didapat sudah dipotong gaji karyawan sebanyak enam orang, yang kebanyakan diambil dari pihak keluarga. Untuk menggaji, pria yang hobi mendaki gunung ini menggunakan sistem harian, yaitu tiap satu karyawan mendapatkan Rp 50.000,00/hari kerja. Barang yang paling laku adalah loyang kue dan roti. Dalam sebulan, Pak Ujang bisa menjual 500 buah loyang sesuai dengan pesanan. Bulan Juni ini, Sumber Logam sedang mengerjakan pesanan 400 buah kaleng lukis.

Pria asli Tarikolot ini membagi ilmu tentang cara pembuatan loyang :

  1. Mengukur ukuran logam yang dikehendaki, lalu membuat pola
  2. Memotong dengan gunting besi sesuai pola
  3. Ditekuk dengan tangan sesuai dengan bentuk yang dikehendaki
  4. Dibersihkan dengan detergen, terakhir dikemas.

Dalam menjalankan usaha, Pak Ujang sering mengalami kendala. Diantaranya, kurangnya tenaga ahli, bila hujan tempat produksi akan banjir, sehingga menghambat proses produksi. UKM ini belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Rencana pria kelahiran tahun 1963 ini ke depannya adalah ingin merenovasi workshop-nya, dan akan membuat website khusus untuk mempromosikan hasil industrinya, dan beliau berharap bisa membeli alat transportasi untuk distribusi produk-produknya.

Nama Usaha      : Sumber Logam

Nama Pemilik   : Ujang Jaelani

Alamat                 : Jl. Sabilillah No. 6, Kp. Tarikolot-Citeureup

No. Telepon       : 081398920286

Please follow and like us:
0
fb-share-icon20
20
Pin Share20

Leave a Reply

Your email address will not be published.