Menyusur Jejak Pangeran Sake (Bag – 1)

Alkisah, 3 Pemuda dari kalangan Bangsawan Banten, Berkelana  setelah Pemberontakan yang menyebabkan singgasana ayahnya, Sultan Ageng Tirtayasa digulingkan akibat makar Sultan Hadji Abunasr abdul kohar dibantu VOC. (Batavia,1740 ; menyisir jejak Betawi )

Ketiga Pemuda tersebut adalah Pangeran Purbaya,Pangeran Sake dan Pangeran Sageri. (Sumber lainnya menyatakan bersama Aria Soerawinata). ketiganya putra Sultan Ageng Tirtayasa dari ibu yang berbeda.

Dibatavia, kakak beradik tersebut bergabung bersama Pangeran Djaketra sekitar tahun 1700. Bersama-sama memugar masjid Assalafiah yang dibangun Pangeran Djaketra tahun 1620. Disamping tempat ibadah, masjid yang berada di dekat kali sunter  ini digunakan sebagai tempat menggalang perlawanan melawan VOC.

Pangeran Sake, Pangeran Purbaya, dan Pangeran Sanghiyang akhirnya ditangkap VOC dan ditahan di Batavia. Meski demikian, pengikutnya yang tersebar dikebantenan, jatinegara, cikeas, citeureup, ciluwar, cikalong, terus melakukan perlawanan.

Karena dituduh terlibat pemberontakan Kapten Jonker, Pangeran Purbaya dan Pangeran Sake dibuang ke Sri lanka tanggal 4 mei 1716. Keduanya kembali ke Batavia tahun 1730. (Dari berbagai Sumber)

Please follow and like us:
0
fb-share-icon20
20
Pin Share20

Leave a Reply

Your email address will not be published.