Jilat Garam sebelum makan, cegah 70 Penyakit dan penawar racun

Judul di atas bukan lelucon, atau sekedar untuk menarik perhatian agar pembaca membaca tulisan ini. Ia merupakan anjuran, tepatnya semacam tip untuk menjaga kesehatan. Dengan menjilat garam? Ya, hanya dengan menjilat garam sebelum dan sesudah makan. Apa iya??? ….Jangan bercanda!, masak garam yang berharga murah dan biasa kita temui sehari-hari berceceran di rak dapur setiap rumah tangga di negeri ini bisa memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan!. Bukan hanya menjaga kesehatan, tapi juga untuk mengobati beragam penyakit dan juga berfungsi sebagai penawar racun.

Jilatlah garam sebelum dan sesudah makan!. Andai orang-orang tahu manfaat garam, niscaya mereka akan lebih memilihnya ketimbang penawar racun. Sesiapa menjilat garam sebelum makan, maka Allah akan melindunginya dari tujuh puluh jenis penyakit yang hanya diketahui Allah”.

Ungkapan tersebut disampaikan Ali bin Abi Thalib as, seorang Sahabat, Imam, Khalifah, Pengemban Wasiat Rasulullah SAW.

Garam yang kini kurang berharga secara ekonomi, ternyata di zaman dahulu pernah menjadi komoditi yang sangat berharga melebihi logam mulia dan memiliki nilai yang strategis dan berperan penting dalam perkembangan peradaban ummat manusia.

Manfaat Garam Bagi Kesehatan

Baik Pengobatan Cina (TCM – Traditional Chinese Medicine) yang tradisional, maupun Kedokteran Barat yang modern mengakui peranan garam yang luar biasa penting bagi kesehatan sesuai dengan sudut pandangnya masing-masing. Bahkan Kedokteran Modern menyodorkan banyak sekali bukti ilmiah yang kredibel dan tak terbantahkan.

Beberapa manfaat garam bagi kesehatan tubuh adalah:

·Tekanan Darah. Mengatur volume dan tekanan darah termasuk kelenturan pembuluh darah. Konsumsi garam yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah.

·Sistem Saraf. Mempengaruhi Sistem Saraf. Sodium dan chloride ions berperan penting dalam menyalakan neuron-neuron dalam system saraf. Perubahan dalam konsentrasi sodium dan chloride ions menimbulkan sebuah gerak potential untuk menyalakan, memungkinkan neuron mengirim signal ke sel-sel lain yang berhubungan dengannya. Hasil pengiriman signal yang tepat ke seluruh tubuh diperlukan untuk mendapatkan seluruh reaksi fisiologis termasuk gerakan mekanis otot-otot. Perubahan konsumsi garam berdampak minimal pada system saraf. Hanya pada tingkat defisiensi sodium yang ekstrim akan memberikan reaksi peringatan pada system saraf.

Metabolisme (Sistem Pencernaan). Hampir semua garam yang terkandung dalam makanan atau minuman dengan cepat diserap dari Usus Kecil dan dengan cepat pula sampai ke system peredaran darah dan ruang jaringan antar sel (the extracellular space of tissues). Selama pertumbuhan yang cepat, sejumlah besar sodium diserap system kerangka dan jaringan-jaringan lain. Setelah dewasa, pada orang yang sehat, seluruh garamyang diperoleh, tanpa menghiraukan kuantitas, dikompensasi dengan pengeluaran harian dari kuantitas yang sama melalui saluran-saluran pengeluaran normal tubuh kita. Sebenarnya, Ginjal kita mampu menyaring sejumlah sodium yang luar biasa besarnya dalam sehari (sehari sama dengan 6 pound garam).

Peran Hormon dalam Pengaturan Sodium. Hormon Steroid disekresikan oleh adrenal cortex yang mengatur keseimbangan air dan electrolytes dalam tubuh. Aldosterone yang bekerja pada distal tubule dan menghimpun saluran-saluran Ginjal, berfungsi meningkatkan daya serap (permeability) dari selaput-selaput bagian dalam terhadap sodium dan potassium dan bertangggung jawab atas penyerapan kembali sodium (Na+) ions dan air dari urine kembali lagi ke darah, sambil mengeluarkan potassium (K+) ions ke dalam urine. Aldosterone bertanggung jawab atas penyerapan kembali secara sebenarnya seluruh sodium yang terkandung dalam darah manusia di bawah fungsi filtrasi ginjal yang normal. Aldosterone juga berfungsi sebagai receptors khusus di otak untuk memelihara air dan garam dengan mengontrol renal tubular resorption.

Untuk penggemar gule atau semur jengkol, ternyata menjilat garam dapur sebelum dan sesudah makan bisa mengurangi bau menyengat yang biasa menyertai air kemih kita sehabis mengkonsumsi makanan favorit tersebut. Mulai sekarang, tidak ada salahnya untuk selalu menyediakan semangkuk kecil garam dapur bersamaan dengan hidangan makanan lainnya di meja makan anda.

Dari berbagai Sumber

Please follow and like us:
0
fb-share-icon20
20
Pin Share20

Leave a Reply

Your email address will not be published.