EMBRIO

Perihal apa yang akan diceritakan di sini mungkin saja akan mudah dilupa setelah Anda baca bahkan tidak ‘nembak’ di hati. Karena tidak semua cerita tentang manusia dan kehidupannya selalu mampu menghibur diri atau mengundang senyum di hati. Dalam dimensi kenyataan semua itu hanya ada pada level, ‘potensi!’

Potensi yang masih sangat terbuka, riak potensi kehidupan dan kenyataan dalam cerita ini pun hanyalah sebuah sudut pandang fiksi “Tjitrap” (Citeureup) menuju 2045, kota yang menjadi ‘embrio’ Batavia dengan ‘Tanjidor’-nya.

Serba-serbi potensi adalah cerita tentang hari yang serba mungkin, hari yang menyimpan aneka ragam peluang. Peluang sosial, ekonomi, politik dan peradaban yang paling mungkin kita lahirkan bersama di masa depan.

Berharap mata dunia terbuka, karena terpercik imajinasi fiksi dari cerita ini. Saya yakin, Anda adalah bagian dari dunia dan harapan tersebut. Harapan tentang value yang tersembunyi dari kedua sisi kontradiktif imajiner tentang hitam dan merah, tentang keburukan dan kemarahan, atau tentang putih dan hijau, yang mengungkap kesucian jiwa dan kebaikan sejak awal terjadinya semesta hingga akhir yang abadi. Sahabat, mari kita kenali kehidupan manusia dan segumpal darah berwarna merah hati dalam diri kita. Rasakan getarannya ketika menyaksikan kenyataan yang dibanjirkan ke dalam otak kita.

Dengarkan bisik nuraninya, cermati kata-katanya. Percayalah, hati kita tak kan pernah ‘berbohong’. Hanya kadang kala otak kita menyiasatinya dengan pikiran-pikiran yang penuh cabang. Itulah kenapa, tuhan menyertakan buku panduan untuk sebuah produk istimewa dan sempurna bernama ‘manusia’. Buku panduan itu bernama ‘Kitab Langit’ yang terus diupdate terbitannya, sesuai dengan kapasitas peradaban manusia itu sendiri. Kepada keagungan (iman) atas Zabur, Taurat, Injil dan Al Qur’an, kupersembahkan ‘embrio’ ini. Just think about it!

Please follow and like us:
0
fb-share-icon20
20
Pin Share20

Leave a Reply

Your email address will not be published.