Hidup memang anugerah dari Yang Maha Kuasa. Tanpa kehidupan, kita tak dapat mengartikan setiap esensi yang diberikan oleh-Nya. Namun ketahuilah, Tuhan menciptakan kehidupan manusia bukan tanpa alasan. 

Segala rasa telah diciptakan Tuhan. Baik itu senang, sedih, bahagia, lalu terpuruk pun sudah jadi bumbu untuk melengkapi hidup yang tak dapat terprediksi ini. 

Jatuh bangunnya kehidupan membuat kita mengerti, โ€œApa yang saya cari selama ini?โ€. Segala rasa, jatuh bangunnya kehidupan, bahkan berada di titik nadir pun pernah. Tetapi, mengapa rasanya masih sama saja? Sama-sama hampa. Coba yuk kita releksi diri sejenak!

Titik nadir ialah di mana kita berada di kondisi terendah dalam hidup. Kondisi yang banyak orang tak menginginkannya. Tapi ajaibnya, titik nadir ini mampu mengantarkan sebagian besar manusia menuju kebahagiaan yang hakiki dan tak lekang oleh waktu. 

Benarkah? Bagaimana bisa?

Bagaimana titik nadir mampu mengantarkan sebagian besar manusia menuju kebahagiaan?

Titik Terendah Dalam Kehidupan atau Titik nadir mampu menempatkan kita layaknya gelas kosong. Gelas yang siap menampung banyak ilmu untuk menyadarkan bahwa ilmu bermanfaat dan kesadaran akan kuasa Allah SWT dapat menghantarkan umat manusia kepada kebahagiaan yang tak lekang oleh waktu. 

Lantas, masihkah Anda meremehkan akan hadirnya titik nadir dalam kehidupan? Coba tanyakan kepada hati kecil Anda. 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *